Kata Bijak Dari Falsafah Jawa

admin   March 16, 2017   Comments Off on Kata Bijak Dari Falsafah Jawa

Kata bijakBagi Anda etnis Jawa pasti sudah tidak  bahwa banyak sekali kalimat-kalimat Jawa yang sarat akan ajaran hidup. Kata bijak bahasa Jawa juga terdengar indah dan penuh makna juga. Namun jangan khawatir bagi Anda yang bukan keturunan orang Jawa masih dapat kok belajar mengerti beberapa falsafah hidup Jawa.  Berikut ini akan kami tuliskan beberapa kutipan kata-kata penuh makna dalam bahasa Jawa beserta artinya:

Contoh Kata Bijak Jawa Dan Artinya

Dengan mengenal salah satu ajaran hidup orang Jawa Anda berarti juga sudah belajar menjadi orang Indonesia yang baik yakni dengan memahami bahasa ataupun ajaran kebaikan dari etnis lain. Berikut beberapa kutipan kata bijak Jawa beserta artinya  yang dapat Anda pelajari antara lain:

  • “Adigang, adigung, adiguno”. Artinya : jaga kelakuan, jangan sombong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latar belakangmu.”
  • titikane aluhur, alusing solah tingkah bahasane lan legawaning ati,darbe sifat berbudi bawalaksana. Artinya : Ciri orang mulia yakni perbuatan dan sikap batinnya halus,mempunyai sikap wibawa serta berbudi pekerti luhur.
  • Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa”. Artinya : Jangan jadi orang yang merasa bisa dan merasa pintar tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa.
  • “Aja mbedakake marang sapadha-padha”. Artinya jangan membedaka-bedakan sesama manusia, hargailah perbedaan.
  • “Sabar iku lire momot kuwat nandhang sakehing coba lan pandhadharaning ngaurip.” Artinya : Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup, yang nanti bisa untuk mendewasakan diri Anda masing-masing.
  • Becik ketitik, olo ketoro” Artinya : Perbuatan baik atau yang jahat pasti akan terungkap juga.

Itulah beberapa kata kiasan Jawa yang penuh makna yang dapat kami berikan. Biasanya kata-kata ini sudah diwariskan secara turun-temurun dan sudah tidak diketahui lagi siapa pencetus awalnya. Sebagai generasi muda penerus bangsa hendaklah Anda ikut “nguri-nguri budaya” atau melestarikan kebudayaan dengan salah satunya menjadikan ajaran-ajaran kearifan lokal di daerah Anda. Sekian ulasan mengenai kata bijak dari falsafah Jawa yang dapat kami sampaikan. Terima kasih sudah membaca.

Related posts: